Haji Lulung: Sekarang Pengendara Motor Kayak Warga Kelas Dua, Kasihan Kan?
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham “Lulung” Lunggana senang karena rencana perluasan pelarangan sepeda motor dari Bundaran Hotel Indonesia ke Bundaran Senayan ditunda. Dia tidak setuju jika perluasan larangan sepeda motor diterapkan.
“Saya sangat setuju ditunda. Sekarang (pengendara) roda dua kayak warga negara kelas dua sih, kan kasihan,” ujar Haji Lulung, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jumat (8/9/2017).
Lulung meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta lebih memerhatikan kepentingan pengendara sepeda motor.
Dia juga mengusulkan dibuat jalur khusus sepeda motor di Jakarta.
“Kan sekarang sudah ada tuh jalur sepeda, jalur motor juga dibuat dong,” kata Lulung.
Baca: Kisah Kapolsek Nyamar Jadi PSK, Dirut AP II Jadi Airport Helper dan Dirut Bank Berpakaian Satpam
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan bahwa uji coba pelarangan sepeda motor di Jalan Sudirman ditunda.
Keputusan ini diambil setelah Djarot menerima kajian dari Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Andri Yansyah.
“Tadi kadishub sudah saya panggil kemudian dia sudah memberikan kajiannya. Dari kajian itu saya perintahkan sementara tunda, spanduk-spanduk itu tolong dilepas,” ujar Djarot.
Penulis: Jessi Carina
Berita ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Lulung: Sekarang Pengendara Motor Kayak Warga Kelas Dua
Komentar
Posting Komentar