Dalam 20 Tahun Australia Bisa Bergantung Penuh Pada Energi Terbarukan
Analisis Professor Andrew Blakers dari Australia National University (ANU) menyebutkan Australia memiliki kapasitas untuk menyimpan energi terbarukan hingga 1.000 kali lebih banyak daripada yang diperkirakan.
Prof. Blakers yang merupakan ahli teknik telah melakukan studi untuk melihat lokasi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) model pumped hydro dan menemukan setidaknya 22.000 lokasi yang cocok di seluruh Australia.
Menurut dia, jika penyimpanan air dibangun di hanya sebagian kecil tempat-tempat tersebut, maka negara ini dapat beralih 100 persen ke energi terbarukan dalam dua dekade.
“Tidak peduli dimana pun berada di Australia, Anda akan menemukan lokasi hidro yang bagus, tidak jauh dari lokasi pembangkit tenaga angin atau tenaga surya Anda,” katanya.
“Kita hanya perlu membangun sekitar satu atau dua lusin (PLTA) untuk bisa mendukung jaringan listrik terbarukan 100 persen,” jelasnya.
PLTA pumped hydro bekerja dengan memompa air ke atas antara dua waduk yang terhubung saat tenaga berlimpah, kemudian mengirimkan daya ke jaringan saat permintaan tinggi atau saat pembangkit tenaga angin dan surya tidak bekerja.
Peneliti ilmu teknik dari ANU Matthew Stocks menjelaskan fasilitas pompa air biasanya dapat memberikan daya maksimum selama lima jam hingga sehari penuh.
Daya listrik bisa dengan cepat dikirim ke jaringan bila diperlukan.
“Bisa berjalan dari nol hingga kekuatan penuh dalam waktu sekitar satu menit,” jelas Dr Stocks.

Komentar
Posting Komentar