Yakuza Jepang dan Manajer Rumah Sakit Buat Resep Palsu Ditangkap
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Seorang mantan Manajer Humas dan Perencanaan Rumah Sakit Zenzhukai di Maebashi Jepang beserta dua anggota mafia Jepang (yakuza) ditangkap polisi dan diadili saat ini.
“Pengusutan dilakukan polisi Saitama dan Gunma bersama-sama atas tiga pelaku pemalsuan resep obat yang harus pakai catatan dokter dan kini sedang dalam proses pengadilan,” papar sumber Tribunnews.com Selasa ini (8/8/2017).
Resep palsu dibuat untuk obat erectile dysfunction (ED) yang kata tersangka untuk dipakai sendiri.
“Saya mau pakai sendiri obat tersebut,” papar Kenji Ohira (49) anggota Kodokai generasi ke-3, geng terkuat di Yamaguchigumi yang bermarkas di Nagoya.
Ohira bersama anggota gengnya menggunakan resep palsu di sebuah toko obat di kota Isesaki perfektur Gunma bulan September 2015.
Baca: Pengakuan Pemuda Simpanan Tante-tante Saya Cuma Jadi Mesin Pemuas Syahwat
Sedangkan manajer rumah skait itu yang bekerjasama memalsukan, Yoshinobu Hoshi (47) sudah dikeluarkan oleh rumah sakit tersebut belum lama ini.
Kasusnya sedang diproses pihak kejaksaan Kumagaya perfektur Saitama saat ini.
Tersangka membeli 10 obat ED dengan harga 13,000 yen.
Menurut informasi Divisi ke-4 Kepolisian perfektur Saitama, memang Ohira mengakui untuk menggunakan sendiri, tetapi pihak kepolisian sedang menyelidiki kemungkinan penggunaan banyak resep palsu untuk kemudian diperjualbelikan di pasar gelap.
Info lengkap yakuza dapat dibaca di www.yakuza.in
Komentar
Posting Komentar