Bagaimana email iseng menipu para pejabat senior Gedung Putih?
Seorang peretas asal Inggris dilaporkan telah menipu pejabat-pejabat tinggi Gedung Putih untuk terlibat dalam perselisihan melalui email-email palsu.
Orang yang menyebut dirinya sebagai “penulis email iseng” itu meyakinkan seorang penasehat keamanan siber senior bahwa ia adalah menantu presiden, Jared Kushner, kata CNN.
Ia juga menipu eks juru bicara Presiden Trump, Anthony Scaramucci, dengan berpura-pura sebagai eks kepala staf Reince Priebus.
Keprihatinan mengenai keamanan siber sedang tinggi di tengah klaim bahwa sejumlah peretas mengambil bagian dalam pemilihan presiden AS.
Gedung Putih mengatakan kepada CNN bahwa sedang menyelidiki insiden terbaru dan menanggapi isu ini dengan sangat serius.
Si penipu memasang beberapa email tersebut di Twitter. Ia menggambarkan dirinya sebagai ‘anarkis malas,’ yang melakukan hal itu sekadar untuk kesenangan pribadi.
Ia berjanji tidak akan menjadikan Gedung Putih sebagai sasaran lagi, tapi mengatakan “Anda harus memperkuat sistem IT anda”.
Ini adalah tiga yang paling mengesankan dari sejumlah hoax itu:
1. Penasihat keamanan memberikan alamat email pribadi
Penasehat Keamanan Dalam Negeri Tom Bossert tampaknya tertipu, dan menyangka bahwa menantu presiden, Jared Kushner mengundangnya ke sebuah pesta dan memberikan alamat email pribadinya padahal tidak diminta.
“Tom, kami merencanakan pesta kecil menjelang akhir Agustus,” tulis Kushner palsu dalam email yang dibagi pada CNN. “Akan sangat bagus jika Anda bisa hadir, saya menjanjikan makanan dengan kualitas yang paling tidak seperti makanan yang kita santap di Irak. Mestinya nanti bisa jadi malam yang menyenangkan.”
Komentar
Posting Komentar