PSK Asing di Jepang Banyak Pakai Tinder dan Line Pusingkan Pihak Kepolisian
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – PSK Asing yang ada di Jepang jauh semakin banyak saat ini terutama dari Rusia dan tentu orang China dan Korea pula.
Jumlah ini meningkat karena turis asing pun jauh meningkat dan selama April sebanyak 7 jutaan turis asing (sejak 2010) telah membooking hotel yang ada di Jepang.
Jumlah turis Indonesia saja selama Juni 2017 kenaikan persentase terbesar 67,3% (38.300 orang selama Juni 2017) dibandingkan negara lain yang berkunjung ke Jepang. Total 184.900 orang antara Januatri-Juni 2017 (kenaikan 44,9% dibandingkan 2016).
Seorang PSK Asing sebut saja ANNA, tulis majalah mingguan Friday edisi 28 Juli 2017, menuliskan promosi dirinya, “Saya adalah seorang gadis yang manis dan baik dan berpendidikan. Saya memberikan kenikmatan seksual dan pijat seksi memuaskan. “
Menurut majalah tersebut, seorang wanita dapat menggunakan setting pada aplikasi Tinder yang dapat menemukan klien dalam radius, katakanlah 10 kilometer dari lokasinya.
Para PSK banyak berkeliaran ke daerah turis yang menggunakan akomodasi jangka pendek di area hiburan Roppongi dan Shinjuku .
“Wanita dari bagian lain Asia dan Amerika Selatan ada di sini, tapi entah mengapa ada banyak wanita cantik dari Eropa Timur, termasuk Rusia dan Rumania,” kata sumber tersebut.
Kontak awal bisa dilakukan melalui Tinder, yang akan mencakup fotonya. Namun begitu masuk soal harga biasanya dilakukan melalui aplikasi Line atau aplikasi lain.
Dalam kasus Anna, dia mengirim pesannya melalui Line foto dia duduk-duduk menggunakan lingerie hitam dengan kaki panjang di depan sebuah tempat dengan Tokyo Tower di latar belakang.
Setelah menyebutkan bahwa seks penuh dan blow-job menghabiskan 40.000 yen, dia menulis, “Jika Anda tertarik, Anda bisa datang ke hotel saya.”
Komentar
Posting Komentar