Polisi Dalami Air Minum Kemasan yang Janggal, Peminumnya Sakit Perut
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo
TRIBUNNEWS.COM, SEMARANG – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jateng berupaya mengungkap temuan botol air minum dalam kemasan tak lazim di Kota Semarang.
Direktur Reskrimsus Polda Jateng Kombes Lukas Akbar Abriari menuturkan botol-botol tersebut diproduksi di Cianjur, Jawa Barat.
“Kasus ini sudah terjadi sejak 16 Juli 2017. Pihak produsen sudah menarik sejumlah produk itu. Yang booming lagi di Semarang ini adalah sisa-sisa produk yang terlanjur beredar dari Cianjur,” ungkap Lukas di ruang kerjanya, Rabu (26/7/2017) sore.
Videonya Diplagiat Afi Nihaya, Catherine: Kami Tidak Berteman, Dia Bukan Orang Baik! https://t.co/kf9BoDdtms via @tribunnews
— TRIBUNnews.com (@tribunnews) July 26, 2017
Lukas merinci di Cianjur ada 2000 kardus produk AMDK serupa yang ditarik pihak produsen dari peredaran. Selain itu, pihak produsen telah memusnahkan 1000 kardus produk serupa di gudang.
“Pihak produsen sudah memberi keterangan. Ada dua pabrik penyuplai yang berbeda. Satu dari Klaten, satu lagi Cianjur,” ia menambahkan.
Jadi Ibu di Usia 17 Tahun, Gadis Ini Bagikan Kisah Hidupnya, Begini Reaksi Netizen https://t.co/ymSJLXexKr via @tribunnews
— TRIBUNnews.com (@tribunnews) July 26, 2017
Produk yang disuplai dari Klaten dalam kondisi normal berbeda dengan Cianjur. Meski sudah ada keterangan sementara dari produsen AMDK, Lukas mengemukakan pihaknya tetap mendalami kasus tersebut.
“Besok akan kami perdalam dengan BPOM. Apalagi ada informasi satu orang sakit perut, usai minum itu. Bisa jadi, air sudah terkontaminasi faktor suhu, lama simpan, dan udara,” beber Lukas.
Komentar
Posting Komentar