Pasukan Beranggotakan Perempuan-perempuan Cantik Ini Paling Ditakuti ISIS
TRIBUNNEWS.COM, SURIAH – Suku Kurdi yang hidup di perbatasan Irak-Turki sudah lama menjadi korban perang.
Semasa Irak dipimpin oleh mendiang Presiden Saddam Hussein, suku Kurdi kerap jadi sasaran operasi militer karena menginginkan negara merdeka.
Sebaliknya oleh militer Turki, pemukiman suku Kurdi juga kerap diserang.
Sebab banyak warga Kurdi yang melintasi perbatasan dan membangun pemukiman.
Ketika militan ISIS pada tahun 2014 mulai menunjukkan pengaruhnya di kawasan Suriah dan Irak, suku Kurdi juga menjadi sasaran serangan mengingat keyakinan agamanya dianggap berbeda.
Atas serangan-serangan militer yang selama ini dialami suku Kurdi pun membentuk pasukan gerilya yang dinamakan Peshmerga.
Anggotanya terdiri dari pria serta wanita yang umumnya cantik-cantik.
Pasukan gerilya Peshmerga supaya profesional dibentuk seperti pasukan reguler dan memiliki satuan-satuan serta komando yang terstruktur dengan baik.
Mereka juga memiliki pangkat dan seragam seperti pasukan reguler lainnya serta sistem pelatihan yang baik.
Doa Tukang Becak yang Suka Sedekah Kesampaian Berhaji Tahun Ini https://t.co/HcnPfRze75 via @tribunnews
— TRIBUNnews.com (@tribunnews) July 28, 2017
Dalam pelatihan militer yang dibantu oleh militer AS, porsi latihan tempur untuk prajurit pria dan wanita tidak dibedakan.
Para pasukan wanita Peshmerga yang umumnya terlatih baik bahkan menjadi ujung tombak yang utama di garis depan pertempuran untuk melawan militan ISIS.
Komentar
Posting Komentar