Ombudsman RI DIY Tetap Lanjutkan Penanganan Kasus Meski Kantornya Dilempari Batu
TRIBUNNEWS.COM, YOGYAKARTA – Kantor Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan DIY diancam teror berupa lemparan batu, Minggu (9/7/2017) pagi hari.
Pemecahan kaca tersebut tidak akan menyurutkan ORI DIY untuk mengusut kasus yang tengah ditanganinya.
12 tahun membuka kantor di DIY, baru kali ini ORI DIY mendapat serangan secara langsung.
Kepala Ombudsman RI Perwakilan DIY, Budhi Matshuri menyebut, ancaman maupun protes keras sudah sering didapat, namun baru kali ini sampai terjadi serangan.
“Ancaman sudah sering karena kan risiko pekerjaan tapi kalau sampai penyerangan, baru kali ini,” kata dia.
Dikatakam Budhi, ORI DIY tengah menangani ratusan kasus. Namun ada beberapa kasus yang menjadi perhatian publik dan media massa.
Baca: Kantor Ombudsman Yogyakarta Diteror, Kacanya Pecah Dilempar Batu
Beberapa kasus tersebut mungkin bisa memicu ungkapan tidak senang kepada ORI DIY, namun Budhi tetap enggan berspekulasi.
“Kalau ini dimaksudkan untuk menakut-nakuti kita, jelas kita tidak akan terpengaruh. Kita akan tetap jalan terus terhadap penanganan kasus yang sedang kita dalami,” lanjutnya.
Selain itu, Budhi juga tidak akan melakukan langkah khusus seperti membentuk tim penyelidikan terkait pelemparan ini.
ORI DIY akan tetap menjalankan tugas harian dan tidak akan melakukan penundaan kasus apapun.
“Kita percaya polisi pasti kerja profesional makanya kita hanya fokus pada kerjaan kita saja dan tetap seperti biasa,” ungkapnya.
Koordinator Bidang Penyelesaian Laporan ORI DIY Jaka Susila mengatakan, ancaman sudah sering dialamatkan ke ORI DIY.
Pesan-pesan berupa ketidakpuasan atau ungkapan kebencian kepada ORI DIY, sering diungkapkan melalui kanal SMS pengaduan maupun media sosial.
Komentar
Posting Komentar