40 Hektare Lahan untuk Tingkatkan Produksi Bawang Merah di Sungai Hulu Selatan
TRIBUNNEWS.COM, KANDANGAN – Dinas Pertanian Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Kalimantan Selatan, terus berupaya meningkatkan produksi bawang merah, dengan memanfaatkan lahan kering.
Kepala Dinas Pertanian HSS Fathurahman mengatakan ada enam kecamatan di HSS yang menanam bawang merah.
Enam kecamatan itu di antaranya Simpur, Padang Batung, Loksado, Telaga Langsat, Sungai Raya, Kalumpang, dan Angkinang.
“Tahun ini diberikan bantuan bibit dan pupuk kepada kelompok tani di enam kecamatan,” kata Fathurahman.
Dari enam kecamatan itu, secara keseluruhan tercatat luas lahan yang digunakan untuk pertanian bawang merah seluas 40 hektare.
Rinciannya, 4 hektare untuk penangkaran dan 36 hektare untuk pengembangan perluasan areal tanam.
Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Achmad Fikry dengan kelompok tani Sait Kuning Desa Kapuh Kecamatan Simpur, mengadakan tanam perdana bawang merah, Selasa, (25/7/2017).
Achmad Fikry didampingi Kepala Dinas Pertanian HSS H Fathurahman dan Guru Kapuh KH Riduan Baseri.
Mereka secara langsung menanam bibit bawang merah dilahan yang dikelola oleh Kelompok Tani Sait Kuning.(*)
Untuk pengembangan areal tanam bawang merah terdapat di Kecamatan Padang Batung 11 hektar, Loksado 14 hektar, Telaga Langsat ada tiga hektar, Sungai Raya enam hektar, Simpur tiga hektar dan Angkinang tiga hektar.
Setiap kelompok tani mendapatkan bantuan bibit bawang merah 800 kg/hektar, pupuk 100 kg/hektar, dan alat pertanian berupa hand traktor.
Ketua Kelompok Tani Sait Kuning Desa Kapuh Masiti Maskur mengatakan bahwa pihaknya mengucapkan terimakasih adanya bantuan bibit bawang merah, pupuk dan hand traktor.
“Kita berharap bantuan dan kerjasama ini akan terus berlanjut. Tidak hanya untuk tanaman bawang merah namun juga tanaman lainnya,” katanya. (Banjarmasin Post/Aprianto)
Komentar
Posting Komentar